Berbeda-beda tapi tetap sama jua. Itulah yang ingin ditampilkan dalam rangkaian acara Backstage 2011: Musika Tunggal Ika. Acara yang diusung oleh Radio Telekomunikasi Cipta Universitas Indonesia (RTC UI) ini ingin mewadahi beragam jenis musik indie.
Karena itu, RTC UI pun menggelar audisi band di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak bulan April 2011. Pada mulanya ada 45 band yang mengikuti audisi, lalu dikerucutkan lagi menjadi 10 finalis. Kesepuluh finalis ini kemudian unjuk gigi dalam acara Pre-Event 1 yang diselenggarakan di Margo City pada 24 September 2011.
Dari Pre-Eventtersebut, akhirnya didapatkan 5 besar finalis yaitu De Kuliner, Hocuspocuz, Karolina, Honeybeat dan Mind Dear.
Kelima finalis tersebut tampil dalam acara puncak Backstage 2011 yang diadakan di Lapangan Parkir Psikologi pada Jumat 14 Oktober 2011. Selain berkesempatan untuk tampil di acara puncak Backstage, mereka juga berhak mempromosikan lagu mereka dalam program-program siaran RTC UI.
“Sepuluh finalis yang berhasil melewati tahap audisi akan manggung di tiga acara yang diadakan RTC. Tiga acara itu ada Pre-Event 1, Pre-Event 2, dan main event-nya yaitu hari ini. Selain itu, RTC juga membuatkan album kompilasi yang bakal dirilis bulan November nanti,” papar Project Officer Backstage, Nizar. Menurut mahasiswa jurusan Teknik Metalurgi, Fakultas Teknik UI ini, RTC UI akan memproduksi 500 eksemplar CD album kompilasi tersebut.
Kalangan yang didaulat menjadi juri dalam tahap penyeleksian band di antaranya Music Director RTC UI, perwakilan dari label Aquarius, Association Music Director dan kritikus musik.
Acara ini tidak hanya menampilkan band-band audisi, tapi juga ikut diramaikan oleh bintang tamu seperti Goodnight Electric, FLOAT, Speedkill, Raksasa, Final Attack, Delay Monday, Borock n Roll, Hamba Allah, The Psycho, dan Starry Nite. Selain band, terdapat juga stand makanan hingga pakaian di area acara. Backstage 2011 ternyata mendapatkan respon positif dari penikmat musik. Salah satunya adalah Kris, mahasiswi Filsafat 2010, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI.
“Konsepnya keren menyatukan beragam musik dalam satu acara. Yang manggung juga keren-keren. Dari reggae sampai alternative rock semuanya ada,” ungkap mahasiswi berkacamata ini.
(Pradita Seti Rahayu dan Riana Dewi)